Selasa, 21 Agustus 2012

Belajar Membuat EA Sederhana 7

Pastikan anda telah mengikuti part 6 disini

Pada part 6 telah kita bikin EA yang bisa buy dan sell dengan tambahan paremeter pilihan untuk terus trading buy atau sell dengan menggunakan boolian sehingga bisa digunakan pilihan true ata false.

Kali kita akan bahas tentang menambahkan waktu trading

Waktu trading kali ini kita  bahas menggunakan waktu trading broker (time broker) dengan menggunkan variabel Hour() untuk Jam dan Minute() untuk waktu menit

Cukup  sederhana contoh
if(Hour()== 7 && Minute()==5)
Artinya Ketika  (jam 7 lewat 5 menit  ) kondisi apa yang diinginkan .......

kita coba terapkan dalam perintah EA  kita


if(Hour()== 7 && Minute()==5){
   if(jumlahorder(0)==0 && Trade_buy) {OrderSend(Symbol(),OP_BUY,Lots,Ask,3,Ask-SL*Point, Ask+TP*Point,Nama_EA,Magic,0,Blue);}
   if(jumlahorder(1)==0 && Trade_sell) {OrderSend(Symbol(),OP_SELL,Lots,Bid,3,Bid+SL*Point, Bid-TP*Point,Nama_EA,Magic,0,Red);}
}

Pada penambahan di atas maka EA hanya akan Order buy dan sell ketika jam broker telah menunjukan jam 7 lewat 5 menit .

Nah bagamana supaya parameter waktu yang diinginkan bisa mudah di tampilkan dalam EA ?

Maka kita bisa membuat deklarasi waktu jam dan menit (waktu ini merupakan tipe data integer / tidak berkoma)
contoh

extern int  Jam_Order  =7;
extern int  Menite        = 5;
 sehingga kalau dimasukkan ke dalam EA  sbb:


if(Hour()== Jam_Order && Minute()==Menite){
  if(jumlahorder(0)==0 && Trade_buy) {OrderSend(Symbol(),OP_BUY,Lots,Ask,3,Ask-SL*Point, Ask+TP*Point,Nama_EA,Magic,0,Blue);}
  if(jumlahorder(1)==0 && Trade_sell) {OrderSend(Symbol(),OP_SELL,Lots,Bid,3,Bid+SL*Point, Bid-TP*Point,Nama_EA,Magic,0,Red);}
 }

Mudahkan?
Ooooooo   ternyata mudah tinggal silahkan di coba di copas ke dalam EAnya .................
Jadideh!

Terus bagamana seandainya kita mau menambahkan waktu trading  dari jam tertentu sampai jam tertentu?

Nah untuk membuat batasan waktu ini saya akan bagikan sebuah skrip jadi yang biasa digunakan dalam bentuk fungsi
Sebelumnya kita buat deklarasi waktu mulai dan mengakhiri  trading

extern    int                Mulai_Jam    =  22;
exter       int              Akhir_Jam    =   4;
kemudian fungsi waktunya sbb:


int Jam_trade()
{
   bool trade = false;
   if(Mulai_Jam > Akhir_Jam){
     if (Hour() >= Mulai_Jam || Hour() < Akhir_Jam) trade = true;
   } else
     if (Hour() >= Mulai_Jam && Hour() < Akhir_Jam) trade = true;
   return (trade);
}

Karena skrip tersebut dalam bentuk fungsi maka penempatannya diluar int start()
Sekilas dari skrip tersebut menggunakan  bool dalam terapan waktu trading dan harus bernilai 1 .
Silahkan di simak dan di telaah fungsi terebut diatas!

untuk terapan penggunaanya dalam EA   if(Jam_trade()==1){.....}

 Kalau kita masukkan ke dalam EA 2 sbb:



Oke bro EA sudah jadi silahkan di Compile dan EA siap digunakan untuk trade. Parameter sudah lengkap tapi mengenai profit dan tidaknya yang silahkan di coba sendiri 

Salam profit 
Sampai ketemu pada part 8 dalam pembahasan yang lain

Pastikan Membaca:



  • Belajar Membuat EA sederhana part 1
  • Belajar Membuat EA sederhana part 2
  • Belajar Membuat EA sederhana part 3
  • Belajar Membuat EA sederhana part 4
  • Belajar Membuat EA sederhana part 5
  • Belajar Membuat EA sederhana part 6
  • Belajar Membuat EA sederhana part 7
  • Belajar Membuat EA sederhana part 8
  • Belajar Membuat EA sederhana part 9
  • Belajar Membuat EA sederhana part 10
  • Belajar Membuat EA sederhana part 11
  • Belajar Membuat EA sederhana part 12
  • Belajar Membuat EA sederhana part 13
  • Belajar Membuat EA sederhana part 14
  • Belajar Membuat EA sederhana part 15
  • Belajar Membuat EA sederhana part 16
  • Belajar Membuat EA sederhana part 17
  • Belajar Membuat EA sederhana part 18
  • Belajar Membuat EA sederhana part 19
  • Belajar Membuat EA sederhana part 20
  • Belajar Membuat EA sederhana part 21
  • Belajar Membuat EA sederhana part 22
  • Belajar Membuat EA Sederhana 6

    Untuk mengikuti ini pastikan sudah membaca  part 5 di sini


    Sebelum membahas tentang filter waktu kita akan tambahkan tentang  type data.  Sebelum nya kita sudah bahas tentang string, int dan doubel . Ada satu lagi yang sering digunakan untuk sebagai pilihan yaitu bool.
    Bool ini mengahilkan nilai 1 bila true dan 0 bila false.
    Jadi data tipe ini dalam sebiah deklarasi di dahului dengan  kata bool dan ditambahkan kata tanpa sepasi kemudian = (sama dengan) dan di beri pilihan false atau true dan diakhiri dengan ; (titik koma)
    contoh:
    Kita mau menambahkan pilihan untuk EA sebelumnya supaya ada pilihan untuk buy saja atau sell saja

    Kita buat deklarasi dulu
    extern bool Trade_buy= true;
    extern bool Trade_sell= true;

    terus dimana harus ditambahkan ?
    Untuk menambahkan ini maka yang perlu dicari adalah bagian triger atau pemicu ordernya, yaitu
      if(jumlahorder(0)==0)  jadinnya if(jumlahorder(0)==0 && Trade_buy== true )
      if(jumlahorder(1)==0)  jadinya  if(jumlahorder(1)==0 && Trade_sell==true )

    Penulisan Trade_buy== true bisa juga ditulis Trade_buy== 1  atau hanya  Trade_buy
    Sedangkan Trade_buy==false bisa juga ditulis Trade_buy== 0  atau   !Trade_buy

    Kita coba masukakan kedalam EAnya 


    Nah Ea di atas pada EA 2 yang menggunakan sedang kan untuk EA 1 silahkan ditambah akan sendiri
    Setelah kita Compile sukses maka kalau kita attack EAnya akan tampak sbb:

    Oke bro sampai di sini dulu bro kita lanjut di part 7

    Salam sukses
    Pastikan Membaca:




  • Belajar Membuat EA sederhana part 1
  • Belajar Membuat EA sederhana part 2
  • Belajar Membuat EA sederhana part 3
  • Belajar Membuat EA sederhana part 4
  • Belajar Membuat EA sederhana part 5
  • Belajar Membuat EA sederhana part 6
  • Belajar Membuat EA sederhana part 7
  • Belajar Membuat EA sederhana part 8
  • Belajar Membuat EA sederhana part 9
  • Belajar Membuat EA sederhana part 10
  • Belajar Membuat EA sederhana part 11
  • Belajar Membuat EA sederhana part 12
  • Belajar Membuat EA sederhana part 13
  • Belajar Membuat EA sederhana part 14
  • Belajar Membuat EA sederhana part 15
  • Belajar Membuat EA sederhana part 16
  • Belajar Membuat EA sederhana part 17
  • Belajar Membuat EA sederhana part 18
  • Belajar Membuat EA sederhana part 19
  • Belajar Membuat EA sederhana part 20
  • Belajar Membuat EA sederhana part 21
  • Belajar Membuat EA sederhana part 22
  • Belajar Membuat EA Sederhana 5

    Untuk mengikuti ini pastikan sudah membaca  part 4 di sini

    OKe semuanya
    Kalau pada EA yang sudah kita buat pada part 4 bahwa EA sudah bisa digunakan di semua pair dan telah digunakan fliter pair.
    Kali ini kita akan menambahkan supaya EA juga bisa melakukan order sell, mengingat pada EA sebelumnya hanya melakukan order buy saja.

    Untuk menambahkan Supaya bisa order sell maka yang diperlukan adalah skrip perintah order sell, sbb:

    OrderSend(Symbol(),OP_SELL,Lots,Bid,3,Bid+SL*Point, Bid-TP*Point,Nama_EA,Magic,0,Red);

    Coba bandingkan dengan perintah order buy!
    Ada perbedaan yang perlu diketahui bahwa order buy mengacu pada harga berjalan Ask sedangkan order sell menggunakan  Bid.
    Selisih antara Ask dan bid inilah yang sering di sebut dengan spreed

    Pada order buy
    Ask-SL*Point, 
    Ask+TP*Point,

    Pada order sell
    Bid+SL*Point, 
    Bid-TP*Point 

    Dan untuk membedakan warna order disini saya gunakan blue untuk buy dan red untuk sell.

    Nah sekarang bagaimana untuk memasukkan perintah  order sell?

    Pada EA 1 di part 4 bahwa menggunakan filter pair langung, untuk itu sudah disediakan variabel penghitung order sell yaitu Jumlahsell  ,sehingga bisa dibuat kondisi : if(Jumlahsell==0) atau if(Jumlahsell<1)
    Jadinya sbb:

    if(Jumlahsell==0){OrderSend(Symbol(),OP_SELL,Lots,Bid,3,Bid+SL*Point, Bid-TP*Point,Nama_EA,Magic,0,Red);}

    Pada EA 2 yang menggunakan filter pair dengan menggunakan fungsi adalah ,code>  if(jumlahorder(1)==0) bisa juga   if(jumlahorder(OP_SELL)==0) atau   if(jumlahorder(1)<1), bisa juga   if(jumlahorder(1)<1)

    Jadinya sbb:

    if(jumlahorder(OP_SELL)==0){OrderSend(Symbol(),OP_SELL,Lots,Bid,3,Bid+SL*Point, Bid-TP*Point,Nama_EA,Magic,0,Red);}
     
     bisa juga digunakan


    if(jumlahorder(1)<1){OrderSend(Symbol(),OP_SELL,Lots,Bid,3,Bid+SL*Point, Bid-TP*Point,Nama_EA,Magic,0,Red);}
     Kemudian kita masukan kedalam EAnya

    EA 1 sbb:



    Jadi deh silahkan di Compile dulu kalau sukses berari EA sudah bisa Order sell , artnya bila tidak order buy maka akanmmelakukan order buy dan bila tidak ada order sell maka akan melakukan order sell sehingga EA ini akan melakukan hedge (order buy dan sell secara bersamaan)

    Mudah kan?

    Untuk EA 2 menggunakan filter fungsi sebagai berikut



      
    Oke silahkan di coba di Compile dulu dan kemudian di Beck test  , dan bila mana berhasil maka EA akan kelihatan melakukan buy dan sell

    Kemudaian hal lain yang perlu di ketahui bahwa dalam bahasa program mql4 untuk membuat keterangan yang dimana keterangan tersebut tidak di baca sebaga program biasa nya digunakan tanda  // untuk satu baris tetapi bila terdiri dari banya baris digunakan tanda  /* keterangan  dan diakhiri */ 

    Semoga berhasil dan selamat mencoba

    Sampai ketemu di part 6 (menambafkan filterWaktu trading) 

    Pastikan Membaca:


  • Belajar Membuat EA sederhana part 1
  • Belajar Membuat EA sederhana part 2
  • Belajar Membuat EA sederhana part 3
  • Belajar Membuat EA sederhana part 4
  • Belajar Membuat EA sederhana part 5
  • Belajar Membuat EA sederhana part 6
  • Belajar Membuat EA sederhana part 7
  • Belajar Membuat EA sederhana part 8
  • Belajar Membuat EA sederhana part 9
  • Belajar Membuat EA sederhana part 10
  • Belajar Membuat EA sederhana part 11
  • Belajar Membuat EA sederhana part 12
  • Belajar Membuat EA sederhana part 13
  • Belajar Membuat EA sederhana part 14
  • Belajar Membuat EA sederhana part 15
  • Belajar Membuat EA sederhana part 16
  • Belajar Membuat EA sederhana part 17
  • Belajar Membuat EA sederhana part 18
  • Belajar Membuat EA sederhana part 19
  • Belajar Membuat EA sederhana part 20
  • Belajar Membuat EA sederhana part 21
  • Belajar Membuat EA sederhana part 22
  • Senin, 20 Agustus 2012

    Belajar Membuat EA Sederhana 4

    Untuk mengikuti ini pastikan sudah membaca  part 3 di sini

    Sebelum memulai ini saya mengucapkan Selamat Idhul Fitri
    "Minal Aidzin wal Faizin 
    Mohon Maaf Lahir dan Batin"

    Sebelumnya kita sudah mencoba membuat EA yang sederhana dimana EA yang telah dibikin hanya melakukan order Buy dan order dibatasi hanya  1 yang aktif yaitu buy.

    Kalau di perhatikan pada EA yang di buat pada part 3 ada beberapa kelemahan al:
    1. Hanya bisa digunakan satu pair saja (1 pasang mata uang)
    2. Hanya bisa melakukan order buy 
    3. Tidak ada batasan waktu trading
    4. Tidak menggunakan indikator untuk trigernya (pemicu ordernya)
    Kali ini kita bahas dulu tentang filter pair supaya EA yg telah kita buat di part 3 bisa digunakan di semua pair.
    di part 3 kita menggunakan:
    if(OrdersTotal()==0)
    yang dimaksud OrdersTotal ini adalah jumlah semua order diadalam Mt4 dari semua pair , termasuk pending order. Jadi kalau ada  1 pending buystop di EURUSD  dan ada 2 buy di GBPUSD jadi jumlahnya 3 order, sehingga karena kita membuat kondisi OrdersTotal() ==0  maka total order dihitung semua order.

    Ada beberapa cara untuk membuat filter pair dan saya akan bahas 2 macem cara yang umum digunakan menurut bahasa sederhana. 

    1. Cara langsung 

     Cara ini biasa dibuat skrip diatas perintah order  untuk menggantikan OrdersTotal(). 
    Skrip ini ada tinggal simpan di library  sebagai scrip standar yang mungkin suatu saat dipakai lagi

      int Jumlahbuy=0;
      int Jumlahsell=0;
      for(int i=0; i<OrdersTotal(); i++)
      {
          OrderSelect(i,SELECT_BY_POS,MODE_TRADES);
          if(OrderSymbol()!=Symbol() || OrderMagicNumber()!=Magic) continue;
          if(OrderType()==OP_BUY)   Jumlahbuy++;
          if(OrderType()==OP_SELL)  Jumlahsell++;
      }
    Nah skrip diatas merupakan skrip yang sering dipakai

      int Jumlahbuy=0;
      int Jumlahsell=0;

    Ini merupakan variabel penghutung order , penempatan nya di ditempatkan di deklarasi (dibawah parameter yang ada extern) bisa juga di atas skrip seperti di atas.

    for(int i=0; i<OrdersTotal(); i++)
    Maksudnya adalah menghitung order aktif yang dimulai dari awal sampai terakhir. Kebalikan skrip ini biasannya menghitung mundur (bahasa sederhannya)
     for(int i=OrdersTotal()-1; i>=0; i--)

    Coba bandingkan dulu!

    OrderSelect(i,SELECT_BY_POS,MODE_TRADES);
    ini scrip standar untuk memilih ordr aktif
     
    if(OrderSymbol()!=Symbol() || OrderMagicNumber()!=Magic) continue;


    Ini menggunakan atau (||) artinya memilih hanya pada symbul (pair) yang  dan numor magic di attack jadi yang lain dari itu diabaikan
    bisa juga kondisi ini menggunakan tanda dan (&&) bedanya bila menggunakan && tersebut  tanda != diganti dengan == sehingga jadinya
    if(OrderSymbol()==Symbol() && OrderMagicNumber()==Magic) continue;

    Silahkan dibandingkan   2 kondisi tersebut  (jangan sampai terbalik karena kalau terbalik ini tidak berfungsi. Untuk itu tinggal  akan menggunakan && atau ||  atau keduanya dipakai

    Kemudian
      if(OrderType()==OP_BUY)   Jumlahbuy++;
    artinya membatasi order buy saja yang dihintung  dinyatakan kedalam sebuah variabel  Jumlahbuy
      if(OrderType()==OP_SELL)  Jumlahsell++;
     
     artinya membatasi order sell saja yang dihintung  dinyatakan kedalam sebuah variabel  Jumlahsell


    Terus gimana cara menggunakan?

    Tinggal mengganti saja 
    if(OrdersTotal()==0)  diganti dengan if(Jumlahbuy==0)  bisa juga diganti dengan  if(Jumlahbuy<1)

    Jadinya EAnya sbb:


    Nah EA diatas sudah bisa dipakai di semua pair 
    Mudahkan?

    2. Menggunakan Fungsi

    Jadi selain menggunakan cara langsung pada bagian 1 bisa juga digunakan fungsi.
    Fungsi ini menentukan nilai yang biasanya ditempatkan diluar int start().
    Karena jumlah order ini merupakan bilangan bulat tidak berkoma maka digunakan integer (int).

    coba perhatikan!

    int jumlahorder( int tipe)
    {
    int total=0;
    for(int i=0; i<OrdersTotal(); i++)
      {
          OrderSelect(i,SELECT_BY_POS,MODE_TRADES);
          if(OrderSymbol()!=Symbol() || OrderMagicNumber()!=Magic ||
    OrderType()!=tipe) continue;
         total++;
      }
    return(total) ;
    }

    Ini merupakan skrip untuk filter order menggunakan fungsi .
    Cara menggunkan nya
     jumlahorder(OP_BUY) ini merupakan jumlah buy
    jumlahorder(OP_SELL) ini merupakan jumlah sell
    jumlahorder(OP_BUYSTOP) ini merupakan jumlah pending order Buystop
    dst....

    Type order bisa juga dinyatakan dalam bilangan
    OP_BUY     =    0
    OP_SELL    =   1
    OP_BUYLIMIT     =  2
    OP_SELLLIMIT    =  3
    OP_BUYSTOP     =   4
    OP_SELLSTOP    =  5

    Sehingga
     jumlahorder(OP_BUY)    bisa ditulis juga jumlahorder(0) 
    demikian juga untuk jumlahorder(OP_SELL) bisa ditulis jumlahorder(1)

    Sehingga pada EA diatas bisa diganti 
    if(Jumlahbuy==0) menjadi if(jumlahorder(OP_BUY)==0)  atau  if(jumlahorder(0)==0) 

    Dan kalau dimasukan ke dalam EAnya


    Nah silahkan di Compile hasil dari pembuatan terebut bila sukses berarti EA terebut sudah bisa digunakan, tapi bila masih ada errornya maka silahkan dikoreksei ulang mulai dari awal dan bandingkan dengan hasil di atas (copykan hasil di atas ke metaeditor ).

    Semoga sukses 
    Jangan lupa kasih komen masukan ya untuk memudahkan belajar membuat EA sederhana terebut.
    Disini saya berupaya menguraikan dengan bahasa saya yang sederhana dan bukan bahasa seorang yang belajar dari ilmu programer jadi mudah2 an mudah dipahami dan  bila ada kekurangan yah harap maklum, tapi ini didasari dengan niat yang tulus saling belajar dan memajukan trader Indonesia.

    Salam Profit semuanya
    sampai jumpa di part 5

    Pastikan Membaca:



  • Belajar Membuat EA sederhana part 1
  • Belajar Membuat EA sederhana part 2
  • Belajar Membuat EA sederhana part 3
  • Belajar Membuat EA sederhana part 4
  • Belajar Membuat EA sederhana part 5
  • Belajar Membuat EA sederhana part 6
  • Belajar Membuat EA sederhana part 7
  • Belajar Membuat EA sederhana part 8
  • Belajar Membuat EA sederhana part 9
  • Belajar Membuat EA sederhana part 10
  • Belajar Membuat EA sederhana part 11
  • Belajar Membuat EA sederhana part 12
  • Belajar Membuat EA sederhana part 13
  • Belajar Membuat EA sederhana part 14
  • Belajar Membuat EA sederhana part 15
  • Belajar Membuat EA sederhana part 16
  • Belajar Membuat EA sederhana part 17
  • Belajar Membuat EA sederhana part 18
  • Belajar Membuat EA sederhana part 19
  • Belajar Membuat EA sederhana part 20
  • Belajar Membuat EA sederhana part 21
  • Belajar Membuat EA sederhana part 22
  • Kamis, 16 Agustus 2012

    Belajar Membuat EA Sederhana 3

    Lanjutan dari posting sebelumnya part 2 disini

    Pada post sebelumnya kita sudah bikin parameter EA sbb:


    Dan kita sudah bahas 3 type data yaitu string, int dan double

    Nah kali ini saya akan menambahkan satu parameter yang sering digunakan sebagai identitas order EA yaitu nomer Magic (magicnumber). dalam bahasa mql4 => OrderMagicNumber()

    Apa sih sebenarnya magicnumber?

    Magicnumber  adalah sebagai Ktp order atau Id ,  loh koq  bisa KTP ya?
    Karena magicnumber sering digunakan sebagai identititas order sebuah EA untuk membedakan order dengan EA lain,  meki sebenarnya tidak hanya itu penggunaannya bisa digunakan lebih luas.
    untuk mengetahui nomer magic pada sebuah order biasanya tunjuk pointer pada sebuah order maka disitu akan muncul angka nomer order dan nomer magic
    contoh
    Pada image berikutnya Numermaginya adalah 16   (id 16)

    Nah itu gambaran kegunaan magic number !
    Nah dalam parameter EA yang akan kita buat kali ini kita akan tambahkan nomor magic
    Nomor magic ini meupakan type data int (bilangan bulat tanpa koma)
    sehingga bisa dituliskan
    //+------------------------------------------------------------------+
    //|                                                     Buy Saja.mq4 |
    //|                        Copyright 2012, MetaQuotes Software Corp. |
    //|                                        http://www.metaquotes.net |
    //+------------------------------------------------------------------+
    #property copyright "Copyright 2012, MetaQuotes Software Corp."
    #property link      "http://www.metaquotes.net"

    extern string  Nama_EA                 = "Buy Saja";
    extern int     TP                      = 11;
    extern int     SL                      = 100;
    extern double  Lots                = 0.1;
    extern int     Magic                 = 69;

    Oke tinggal di Compile lagi  dan di cek tidak ada errornya maka kita lihat di mt4 kalau berhasil maka akan terlihat seperti image berikut setelah ea Buy Saja kita attack
    Sip deh  parameter EA sudah jadi  !
    Apa EA sudah bisa jalan ?
    Kalau jalan sih bisa saja tapi belum bisa order heeeeeeee

    Nah supaya bisa order sesuai rules yang kita tentukan maka kita akan program

    Program kita  akan tempatkan di bawah int start()

    int start()
      {
    //----
    Disini  
    //----
       return(0);
      }
    Untuk memulai program  sesuai rule yaitu bila tidak ada order maka akan melakukan order Buy
    Program yang dibuat menggunakan operasi if 
    Penulisannya dimulai dengn kata  if dan di mulai tanda kurung pembuka ( dan di akhiri dengan tutup kurung) kemudian tanda Kurung kurawal pembuka { dan di akhiri tutup kurung kurawal penutup }

    Ketentuannnya :
    if( bila ada kondisi yang ditentukan ) {  perintah yang diinginkan diakhiri tanda titik koma ;  }
    Kadang juga bisa di tulis tnpa kurung kurawal dalam kondisi khusus (perintah sederhana)
    if( bila ada kondisi yang ditentukan )   perintah yang diinginkan diakhiri tanda titik koma ; 

    Oke deh  mungkin gambarannya mudah dipahami
    Sekarang kembali  rules EA buy saja yang akan kita buat

    dimana bila tidak ada order maka EA akan melakukan order buy artinya hanya ada 1 order buy
    if( tidak ada order ) melakukan order buy;

    tidak ada order artinya order total =0, ketentuan penulisan sama  dengan (=) di dalam kondisi harus di tulis 2 kali ( == )
    order total di dalam mt4 disediakan sebagai variabel yang di sediakan dan di tulis OrdersTotal()
    sehinga kita tulis sebagai kondisi

    if(OrdersTotal()==0)   
    atau bisa juga ditulis
    if(OrdersTotal()<1) 

    Order buy sebagai perintah yang diinginkan kita mengambil  di satu 
    OrderSend(Symbol(),OP_BUY,start_lot,Ask,slipage,Ask-SL*Point, Ask+TP*Point,"+Jum+oke+",Magic,0,Blue);

    kita rubah sesuai parameter yang kita sediakan ,start_lot diganti dengan Lots, slipage kita ganti dengan angka 3 (nanti akan kita bahas di post berikutnya ) , "+Jum+oke+" kita ganti dengan  parameter Nama_EA dan Magic  sudah sesuai
    OrderSend(Symbol(),OP_BUY,Lots,Ask,3,Ask-SL*Point, Ask+TP*Point,Nama_EA,Magic,0,Blue);

    Ini kita gabungkan
    Jadinya kalau   di gabungkan dengan kondisi di di tempatkan di bawah int start()
    if(OrdersTotal()==0)  OrderSend(Symbol(),OP_BUY,Lots,Ask,3,Ask-SL*Point, Ask+TP*Point,Nama_EA,Magic,0,Blue);

    atau  sama saja dengan

    if(OrdersTotal()==0){  OrderSend(Symbol(),OP_BUY,Lots,Ask,3,Ask-SL*Point, Ask+TP*Point,Nama_EA,Magic,0,Blue); }


    atau  sama juga dengan
    if(OrdersTotal()<0){  OrderSend(Symbol(),OP_BUY,Lots,Ask,3,Ask-SL*Point, Ask+TP*Point,Nama_EA,Magic,0,Blue); }

     Nah hasilnya setelah dimasukkan ke dalam int start() dan seluruhnya adalah



    Jangan lupa untuk klik  Compile  dan pastikan tidak ada error 
    Setelah sukses tahap berikutnya adalah kita coba Beck test untuk mengetahui apakah EA sudah bisa order
    Nah silah di coba
    dan saya coba Beck tes hasilnya sbb:

    Ternyata EA ini sudah bisa order dan siap digunakan demo haaaaaaaaaa
    Nah silahkan kasih komen ya kalau sudah berhail atau masih belum jelas

    Kalau ternyata ada yang error berarti madih ada yang salah teliti ulang caranya dobel klik pada bagian yang ditunjuk
    contoh
     Hasil Compile ternyata
    Compiling 'Buy Saja.mq4'...   
    '}' - semicolon expected    C:\Program Files\InstaTraderdem\experts\Buy Saja.mq4 (40, 112)
    1 error(s), 0 warning(s)   


    Nah dobel klik pada bagian ini
     '}' - semicolon expected    C:\Program Files\InstaTraderdem\expertsr\Buy Saja.mq4 (40, 112)
    Maka cursor akan menunjuk pada bagian  yang error atau yang ada hubungannya dengan yang ditunjuk , sehingga harus di teliti ulang kekurangannya atau kelibihan (biasanya ada kekurangan titik koma (;) atau kelebihan/kekurangan tanda ( ,) ,{ } .  dll
    Kalau masih error silahkan copy hasil program di atas dan bandingkan dimana kekurangannya 

    Intinya di cari  dulu errornya sampai sukses

    Oke selamat mencoba

    semoga bermanfaat!