Senin, 17 Desember 2012

Belajar Membuat EA Sederhana 20 (Pending Order)

Pastikan telah mengikuti part 19 disini

sepertinya sudah lama gak posting !

Okey pada part ini saya akan coba bahas tentang EA yang terkait dengan Pending order.
Ada 6 macam type  yaitu

  1. Type  0 yaitu = Buy
  2. Type  1 yaitu = Sell
  3. Type  2 yaitu = Buylimit
  4. Type  3 yaitu = Selllimit
  5. Type  4 yaitu = Buystop
  6. Type  5 yaitu = Sellstop
Dari 6 macam type order tersebut type pending order ada 4 macam. (pastikan juga sudah membaca pada bagian part awal yang juga membahas type order).
Untuk itulah kita akan bahas type  pending order

1. Buylimit
       Buy limit merupakan order pesanan dibawah harga yang sedangan berjalan , sehingga pada strkur order yang perlu durubah adalah type order dan harga yang dipesan.
Perhatikan pada order buy berikut:


        OrderSend(Symbol(), 0, start_lot, Ask, 3, Ask-SL*Point,Ask+TP*Point, "", Magic, 0, Blue);


Ada bagian yang  bergaris bawah merupakan bagian yang harus dirubah dalam menggunakan order Pending tersebut.
Dan bagian yang juga harus diperhatikan adalah Jarak antara harga berjalan dengan harga yang dipesan untuk pending ordernya (OrdersOpenprice)==>    Ask- Jarak*Point
Sehingga jadinya sbb:
  OrderSend(Symbol(), 2, start_lot, Ask- Jarak*Point, 3, Ask- Jarak*Point-SL*Point,Ask-Jarak*Point+TP*Point, "", Magic, 0, Blue);
Bisa juga di tulis:

OrderSend(Symbol(), OP_BUYLIMIT, start_lot, Ask- Jarak*Point, 3, Ask- Jarak*Point-SL*Point,Ask-Jarak*Point+TP*Point, "", Magic, 0, Blue);



2. Selllimit

Selllimit merupakan order pesanan di atas harga yang sedang bergerak.
Seperti halnya pada order buylimiit bagian yg penting adalah type order dan jarak,
Nah silahkan di banding kan


  OrderSend(Symbol(), 3, start_lot, Bid+Jarak*Point, 3, Bid +Jarak*Point+ SL*Point,Bid+Jarak*Point-TP*Point, "", Magic, 0, Red);

Bisa juga di tulis:

OrderSend(Symbol(), OP_SELLLIMIT, start_lot, Bid+Jarak*Point, 3, Bid+ Jarak*Point + SL*Point,Bid+Jarak*Point-TP*Point, "", Magic, 0, Red);


3. Buystop

Buystop merupakan order pesanan di atas harga yang sedang bergerak.
Silahkan di amati dan dibandingkan dengan type sebelumnya


 OrderSend(Symbol(), 4, start_lot, Ask+ Jarak*Point, 3, Ask+ Jarak*Point-SL*Point,Ask+Jarak*Point+TP*Point, "", Magic, 0, Blue);

Bisa juga di tulis:

OrderSend(Symbol(), OP_BUYSTOP, start_lot, Ask+ Jarak*Point, 3, Ask+ Jarak*Point-SL*Point,Ask+Jarak*Point+TP*Point, "", Magic, 0, Blue);

4. Sellstop
Sellstop adalah merupakan order pesanan dibawah harga yang sedangan berjalan.
Silahkan di amati dan dibandingkan dengan type sebelumnya


  OrderSend(Symbol(), 5, start_lot, Bid-Jarak*Point, 3, Bid -Jarak*Point+SL*Point,Bid-Jarak*Point-TP*Point, "", Magic, 0, Red);

Bisa juga di tulis:

OrderSend(Symbol(), OP_SELLSTOP, start_lot, Bid-Jarak*Point, 3, Bid- Jarak*Point+SL*Point,Bid-Jarak*Point-TP*Point, "", Magic, 0, Red);

Nah Kita akan coba membuat EA sederhana dengan menggunakan ke 4 pending tersebut!
Namun sebelum kita buat kita harus membuat filter jumlah order sesuai typenya , Nah untuk memudahkan saya sediakan sbuah script yang merupakan fungsi untuk menghitung type order


int jumlahorder(int m)
{
int total = 0;
for (int i = 0; i < OrdersTotal(); i++) {
OrderSelect(i, SELECT_BY_POS, MODE_TRADES);
if (OrderSymbol() != Symbol()|| OrderMagicNumber()!=Magic || OrderType()!=m ) continue;
total++;
}
return(total);
}


Cara memanggilnya
Contoh:
Untuk Buylimit

if(jumlahorder(OP_BUYLIMIT) ==0 )OrderSend(Symbol(), 2, start_lot, Ask- Jarak*Point, 3, Ask- Jarak*Point-SL*Point,Ask-Jarak*Point+TP*Point, "", Magic, 0, Blue);

 atau

if(jumlahorder(2)==0) OrderSend(Symbol(), OP_BUYLIMIT, start_lot, Ask- Jarak*Point, 3, Ask- Jarak*Point-SL*Point,Ask-Jarak*Point+TP*Point, "", Magic, 0, Blue);
Untuk Selllimit
if(jumlahorder(OP_SELLLIMIT) ==0 )OrderSend(Symbol(), 3, start_lot, Bid+Jarak*Point, 3, Bid +Jarak*Point+SL*Point,Bid+Jarak*Point-TP*Point, "", Magic, 0, Red);

atau

if(jumlahorder(3)==0)OrderSend(Symbol(), OP_SELLLIMIT, start_lot, Bid+Jarak*Point, 3, Bid +Jarak*Point+SL*Point,Bid+Jarak*Point-TP*Point, "", Magic, 0, Red);


Nah silahkan di lanjut deh

Tapi saya udah coba buatkan EA sederhananya  untuk lebih memahami
silahkan di amati



Bila ada manfaatnya atau belum jelas silahkan kasih comment ya


Happppy profit deh



Kamis, 29 November 2012

Mitos Trading di Hari Jumat


Berbicara trading di hari Jumat tentu akan banyak pendapat dan cerita-cerita yang bermacam-macam.
Tentu setiap trader punya pengalaman yang beragam.
Dari sepanjang pengalaman saya emang hari jumat serasa membawa pengaruh tersendiri sehingga saya selalu off trading di hari jumat .
Loh koq?

He he mungkin ini hanya mitos dan kebetulan aja saya beberapa kali MC dan rugi kejadiannya  di hari jumat ...
Iya mungkin ini hanya kebetulan saja kali ya!
Tapi mungkin hari jumat itu hari penutup di akhir mingggu sehingga pergerakan market seirng melonjak dan melorot yang kadang diluar dugaan.

Kejadian lain juga sering terjadi ketika market di hari jumat melesat naik sedangkan order kita malah turun sehingga floting negatif , ketika dilanjutkan dihari senin eeee malah melesat lagi marketnya sehingga floting negatif semakin menganga... kikkkkkkkkk

Jadi dari pengaaman tersebut rayanya saya lebih enjoy off trading di hari jumat sehingga sys selalu clear  posisi di hari jumat terlepas dari masih floting negatif heeee cut &  clear ... dan mulai lagi dari awal di hari senin  >>>>nyantai

Bagaimana pengalaman rekan-rekan lain
silahkan share and kasih comment ya




Jumat, 23 November 2012

Vps Apa Perlu ?


Banyak Trader pemula pasti berpikir sewa VPS (Virtual Protocol Server)  itu mahal.
Dibanding dengan 3 tahun yang lalu VPS sekarang semakin murah , dari sepanjang pengalaman  saya dulu  sewa VPS masih rata2 harga di atas 20$ /bulan. sekarang malah ada yang cuma 80 ribu atau sekitar  8$/bulan.  Jauh lebih murah..............

Sebernarnya seberapa perlu sih?

Bagi trader yang sudah malang melintang di duni forex tentu vps adalah bagian dari sarana tradingnya.
Dengan menggunakan vps tentu penggunaan robot (EA) akan lebih optimal dalam mengejar profitnya, karena vps memiliki beberapa kelebihan dibanding dengan komputer biasa.
Vps lebih stabil koneksinya serta on 24 jam.
Di banding komputer kita tentu punya banyak keterbatasan bila harus on 24 jam selama seminggu dengan biaya internet dan perawatan yang tentu akhirnya kurang sebanding.
Jadi vps mempunyai banyak kelebihan dan lebih murah
Heeee

Apa mahal dengan biaya 10$/bulan?
Tentu bagi trader yang sudah biaya bekerja dengan EA tentu ini sangatlah murah , secara sederhana kalau kita trading dengan balance 100$ aja dengan target profit 10% saja tentu sudah cukup untuk sewa vps sebulan.
Keuntungan lain juga dengan vps kita dapat mengeksplorasi banyak EA sehingga kita akan kaya dengan pengalaman dan dapat lebih mudah memahami karakter EA.

Jadi dengan menggunakan vps tentu trader lebih optimal dalam memahami kinerja sebuah EA yang pada akhirnya sangat bermanfaat dalam mengejar profit.

Dari pengalaman saya untuk vps dengan Ram 256 yang biaya sewa kisaran 10$/bulan dapat digunakan sampai 12 mt4 hee   tentu ini tergantung juga Ea yang dipakai ...

Nah bagi  trader yang belum menggunakan vps mungkin bisa mengunjungi Cyberlie


Sejak 1,5 tahun yang lalu saya menggunakan cyberlie , alhamdulillah sampai saat ini cukup baik dan sangat layak bagi anda untuk mencoba
Ini pengalaman saya.


Kamis, 22 November 2012

Belajar Membuat EA Sederhana 19 Martingel

Pastikan udah baca di part 18 disini
Berbicara EA martingel tentu gak ada habisnya !
Banyak trader yang anti dengan EA martingel tapi juga banyak trader penggemar martingel
Haaaaa
Biasanya banyak trader yang  kebetulan habis MC gara2 EA martingel pasti akan memberi sumpah serapah" Dasar EA martingel heeeee kapok deh menggunakan EA martingel....."

Sebagai pengguna EA martingel tentu saja bagi saya EA martingel merupakan  EA yg profitabel terlepas dari kekurangan dan kelemahannya , yang penting bisa memahami dan memperhitungankan risikonya  tentu tidak menjadi masalah.

Oke pada part 19 ini saya akan bahas tentang EA martingel sederhana dengan menggunakan 2 buah indikator yaitu  zigzag dan candel mingguan

Rulesnya :
Buy :

  • Zigzag muncul dibawah (lower) 
  • Harga di atas harga open candel minggu yang sedang berjalan
  • op tidak dalam candel yang sama seperti pada part 18
Untuk sel kebalikannya!

Tambahan lain pada EA kali ini adalah menggunakan target Equety ( jika target equety terpenuhi maka EA berhenti trading) EA yang akan kita gunakan masih sama seperti pada part 18...


Oke yang perlu dibahas dulu adalah indikator zigzag 
Nah pada indikator zigzag yang perlu dipahami adalah bahwa indikator ini berubah mengikuti harga tertinggi (Uper) dan terendah (lower).
Kita buat customnya:

    double up=iCustom(Symbol(),0,"ZigZag",  ExtDepth , ExtDeviation, ExtBackstep, MODE_UPPER,0 );
    double lo=iCustom(Symbol(),0,"ZigZag", ExtDepth , ExtDeviation, ExtBackstep, MODE_LOWER, 0);



Jadi modenya MODE_UPPER ketika harga posisi diatas dan MODE_LOWER ketika posisi dibawah.
Kemudian mengingat kita akan mengacu pada posisi zigzag dan berapapun jarak candel maka pada shift nya kita buat fleksibel saya tambahkan operasi for sebagai berikut

    for(int d=0; d<Bars  ; d++){
    double up=iCustom(Symbol(),0,"ZigZag",   ExtDepth , ExtDeviation, ExtBackstep, MODE_UPPER, d);
    double lo=iCustom(Symbol(),0,"ZigZag",   ExtDepth , ExtDeviation, ExtBackstep, MODE_LOWER,d);
    if(up!=0 || lo!=0) break;}
     if(up>0 )  aturan buy 

     if(lo>0)   aturan sell

Bars ini adalah angka yang jumlah tick candel untuk menunjukkan shift nya dalam menghitung candel  , bisa juga diganti dengan angka 1000 atau lebih ,ini untuk menentukan dimasa candel kebelakang  keberadaan posisi zigzag.

Sedangkan untuk membuat menentukan Open candel mingguan kita gunakan:
double  OP=iOpen(Symbol(),PERIOD_W1,0);
if(Ask>OP) aturan buy 
if(Bid<OP)  aturan sell


Nah dari uraian diatas kita gunakan aturan buy sbb

int sigz, sigc;
     if(up>0 )  sigz= 1;
     if(lo>0)    sigz= 5;

    if(Ask>OP)sigc=1;
    if(Bid<OP) sigc=5;

if(sigz+sigc==2) op buy
if(sigz+sigc==10) op sell

Penggunaan angka 1 dan 5 ini sebarang aja intinya untuk memudahkan identifikasi saja , jadi suka-suka saja!

Tambahan lain adalah target Equety  (jika target equety terpenuhi maka EA berhenti trading).

extern double Target_Equety= 1000;
supaya bisa data balance ketika EA di attack ke chart tersimpan maka kita buat dulu data balance yang ditempatkan di bawah int init()


int init()
  {
bal= AccountBalance();
   return(0);
  }



dan untuk menghentikan ketika target terpenuhi maka harus dibuat coding target dibawah int start() , sbb:


   if(Target_Equety<AccountEquity()) {
    closeall(0);
    closeall(1);
   Alert("Cek Target_Equetynya ");
   return(0);
   }


Setelah di coba penampakannya sbb:



Nah silahkan  di rakit sendiri dulu ya !

Monggo di kasih comment dulu!

Pastikan Membaca:

  • Belajar Membuat EA sederhana part 1
  • Belajar Membuat EA sederhana part 2
  • Belajar Membuat EA sederhana part 3
  • Belajar Membuat EA sederhana part 4
  • Belajar Membuat EA sederhana part 5
  • Belajar Membuat EA sederhana part 6
  • Belajar Membuat EA sederhana part 7
  • Belajar Membuat EA sederhana part 8
  • Belajar Membuat EA sederhana part 9
  • Belajar Membuat EA sederhana part 10
  • Belajar Membuat EA sederhana part 11
  • Belajar Membuat EA sederhana part 12
  • Belajar Membuat EA sederhana part 13
  • Belajar Membuat EA sederhana part 14
  • Belajar Membuat EA sederhana part 15
  • Belajar Membuat EA sederhana part 16
  • Belajar Membuat EA sederhana part 17
  • Belajar Membuat EA sederhana part 18
  • Belajar Membuat EA sederhana part 19
  • Belajar Membuat EA sederhana part 20
  • Belajar Membuat EA sederhana part 21
  • Belajar Membuat EA sederhana part 22
  • Jumat, 09 November 2012

    Enaknya Konsisten Profit atau Konsisten MC ya?

    Ha ha ha...
    Pertanyaan bodoh kali ya?

    Kalau disuruh memilih ya pasti memilih konsisten profit
    ya kan?

    He he ..

    Tapi dalam kenyataan banyak loh trader yang konsisten MC nya...kik kik....
    Tidak memilih MC eee malah konsisten MCnya...!
    bingunk ya!

    Jadi sebenarnya mana yang di pilih ya?

    Konsisten profit atau konsisten MC?

    Hayo...


    Rabu, 31 Oktober 2012

    Trading Itu Simpel



    Salam semuanya
    Bagi yang sudah lama menekuni trading tentu trading nya akan semakin simpel, gak ribet dan gak terlalu banyak dengan indikator yang power fulllllllllll.
    Hee
    Tuntu masih segar dalam ingatan saya ketika awal belajar trading forex, setiap hari surfing belajar dengan strategy baru....., ternyata setiap trader punya style masing2 dalam trading.

    Ada pertanyaan sederhana dari seorang teman yang baru mengenal trading...."berapa indikator yang harus di digunakan?"
    Sebenarnya pertanyaannya cukup sederhana tapi tidak mudah untuk dijawab , karena jawabannya akan ketemu sendiri seiring dengan berjalannya waktu dan ketemu dengan style nya.
    Ada yang seneng dengan indikator yang power full , rame tapi ada yang satu indikator cukup bahkan ada yg gak menggunakan indikator .
    Banyaknya indikator yang digunakan tidak juga  mencerminkan sebuah profesiaonalnya seorang trader, demikian juga profit tidak bisa dibuat ukuran profesionalnya seorang trader.
    Lantas sebenarnya dimana profesionalnya seorang trader ?

    Menurut saya profesional dalam hal trading dapat diukur dari konsistensi profit dalam waktu setidak-tidaknya 2 tahun ini sih hanya pendapat pribadi doang gak ada dasarnya loh....

    Setiap trader pasti mengalami pasang surut , bahkan ada kalanya bulan penuh profit eee bulan berikutnya malah habis terkena gelombang MC  haaa.

    Nah setelah banyak makan asam dan garam heeeee maksudnya banyak MC maka akan banyak intropeksi dan memperhitungkan resiko yang akan ditanggung.

    Trading menurut saya gak harus ribet dan gak harus rumit , analisa perlu tapi sebenarnya mau buy atau sell  sebenarnya tidak menjadi masalah asal kita sudah tahu dalam memperhitungkan resiko, menurut saya trading yang utama di perhitungan resiko dan hal yang bersifat karakter sebuah pair.

    Jadi bagi yang belum menemukan stylenya maka harus dicari dimana gaya  trading anda akan pas dan cocok.
    Tidak ada strategy yang terbaik semua strategy bagus asalkan cocok bagi penggunanya!

    Jadi sesuai dengan judulnya trading itu simpel " jadi mau buy atau sell itu tidak masalah sepanjang telah memperhitungkan segala resikonya dan tidak ada yang salah dengan order kita "

    gitu aja deh

    Selasa, 30 Oktober 2012

    Belajar Membuat EA Sederhana 18 Martingel

    Pastian sudah mengikuti part 17 sebelumnya disiini

    Pada pembahasan ali ini kita akan membuat EA yang bertype Martingel , saya rasa banyak penggemar Ea yang berjenis kelaminnya martingel heeeeeeee

    Pada Ea martingel yang kita bikin ini hanya mengedit Ea sebelumnya di part 17 dan saya beri nama Jum+Donchian+v2

    Seperti biasa dalam Ea martingel ada beberapa parameter tambahan bila dibanding dengan Ea non martingel,  al:

    1. Pengali lot , sering diberi nama multiflier atau multi saja ..... atau dimarti haaa   ya .. suka2 aja yang bikin. 
    2. Jarak antar order , sering diberi nama pips atau range atau apalah suka2
    3. Banyaknya level order, ini merupaan batasan jumlah order masksimum

    Nah dari penambahan 3 parameter di atas maka kita akan membuat codingnya

    Pengali lot

    Ada banyak cara dalam membuat pengali lot order ini , pada bagian ini saya akan menggunakan fungsi matematika MathPow (merupakan fungsi matematika yang digunakan menghitung kelipatan).
    Aturannya  MathPow(double value1, double value 2)
    value 1 = merupakan bilangan kelipatan
    value 2 = bilangan level kelipatan

    Jadi dalam hal ini kita gunakan Lots*MathPow(DiMarti,jumlahorder())
    dalam hal ini pengali lot kita gunaan DiMarti

    Cara lain selain dengan menggunakan MathPow adalah dengan mengalikan order lot terakhir dengan DiMarti 
    (lain kali kita bahas)
    Nah dalam hal ini saya buat fungsinya sbb:

    double xlot(int m)
    {
    double ylot,dlot;
    for (int i = 0; i < OrdersTotal(); i++) {
    if (!OrderSelect(i, SELECT_BY_POS, MODE_TRADES)) continue;
    if (OrderSymbol() != Symbol() || OrderMagicNumber() != Magic ||OrderType()!=m) continue;
      dlot=OrderLots();
      }
    if(OrderType()==m)ylot=NR(Lots*MathPow(DiMarti,jumlahorder(m)));
    return(ylot);
    }



    Jarak antar order
    Jarak antar order ini di hitung dari harga order sebelumnya sering disebut Orderopenprice.
    Nah untuk menentukan besaran Orderopenprice pada order terahir perlu dibuat scrip pencacah atau untuk menghitung order openprice terahir
    saya gunakan fungsi sbb:

    int trad()
    {
    int type,dp; double opb,ops,lastlotb,lastlots;
    for (int i = 0; i < OrdersTotal(); i++) {
    if (!OrderSelect(i, SELECT_BY_POS, MODE_TRADES)) continue;
    if (OrderSymbol() != Symbol() || OrderMagicNumber() != Magic) continue;
      type=OrderType();
    if(type==0)opb = OrderOpenPrice();
    if(type==1)ops = OrderOpenPrice();
    }
       double as = opb - Jarak_order * pt;
       double bi = ops + Jarak_order * pt;
       if ( Ask <= as &&  jumlahorder(0)> 0 ) dp=1; 
    if ( Bid >= bi &&  jumlahorder(1)> 0 ) dp=2;

    return(dp);
    }

    Banyaknya level order
    Untuk membatasi order maka saya gunakan batasan jumlahorder(0)<Max_order , jumlahorder(1)<Max_order 

    Haaa wah udah hampir jadi nih .....

    Nah saya aan tambahkan filter candel supaya kalau ada news panjang akan order setiap pergantian candel , dengan memanfaatan wt!=Time[0] seperti pembahasan sebelumnhya.

    Terapan tambahan untuk order martingelnya saya buat sbb:

    if(trad()==1 && wt!=Time[0] && jumlahorder(1)==0 && jumlahorder(0)<Max_order  && Trade_buy  && signal==2) {OrderSend(Symbol(),OP_BUY,xlot(0),Ask,3,slb, tpb,Nama_EA,Magic,0,Blue); wt=Time[0]; }
    if(trad()==2 && wk!=Time[0] && jumlahorder(0)==0 && jumlahorder(1)<Max_order  && Trade_sell && signal==1) {OrderSend(Symbol(),OP_SELL,xlot(1),Bid,3,sls, tps,Nama_EA,Magic,0,Red); wk=Time[0];  }


    Dan untuk sedikit melihat info maka saya juga  buatkan fungsi untuk membuat labelnya

    void label()
    {
    Comment("\n ",
    "\n ",
    "\n ------------------------------------------------",
    "\n :: =>+Jum+Donchian+v2<=",
    "\n :: =>JumForex.blogspot.com<=",
    "\n ------------------------------------------------",
    "\n :: Spread                 : ", MarketInfo(Symbol(), MODE_SPREAD),
    "\n :: Leverage               : 1 : ", AccountLeverage(),
    "\n :: Equity                 : ", AccountEquity(),
    "\n :: Jam Server             :", Hour(), ":", Minute(),
    "\n ------------------------------------------------",
    "\n :: >>By: Jum69<<",
    "\n ------------------------------------------------");
    }


    Sehingga jadinya gini deh




    Sepertinya EA ini udah layak di Coba deh untuk di Beck test  ........

    Nah sampai disini monggo dicoba kalao ada manfaat dan pertanyaan silahkan kasih komen ya

    Smoga bermanfaat!

    Pastikan Membaca:


  • Belajar Membuat EA sederhana part 1
  • Belajar Membuat EA sederhana part 2
  • Belajar Membuat EA sederhana part 3
  • Belajar Membuat EA sederhana part 4
  • Belajar Membuat EA sederhana part 5
  • Belajar Membuat EA sederhana part 6
  • Belajar Membuat EA sederhana part 7
  • Belajar Membuat EA sederhana part 8
  • Belajar Membuat EA sederhana part 9
  • Belajar Membuat EA sederhana part 10
  • Belajar Membuat EA sederhana part 11
  • Belajar Membuat EA sederhana part 12
  • Belajar Membuat EA sederhana part 13
  • Belajar Membuat EA sederhana part 14
  • Belajar Membuat EA sederhana part 15
  • Belajar Membuat EA sederhana part 16
  • Belajar Membuat EA sederhana part 17
  • Belajar Membuat EA sederhana part 18
  • Belajar Membuat EA sederhana part 19
  • Belajar Membuat EA sederhana part 20
  • Belajar Membuat EA sederhana part 21
  • Belajar Membuat EA sederhana part 22