Jumat, 26 Oktober 2012

Belajar Membuat EA Sederhana 17

Pastikan telah mengikuti di part 16 disini

Nah setelah kita pelajari cara membuat custom  indikator Donchian pada part sebelumnya , maka kita akan coba bikin EAnya dengan indikator tersebut
Yandg belum punya indikator silahkan  download dulu di part 15

Rulenya sbb:
mode trend
Buy : Pada saat harga di atas garis merah atas
Sell : Pada saat harga di bawah garis merah bawah

mode reversal
dan rule di atas di balik

Sehingga di tambahkan
if(Mode_trend){
if(da<Ask) signal=1;// aturan buy
if(db>Bid) signal=2;//aturan sell
}

if(!Mode_trend){
if(da<Ask) signal=2;// aturan sell
if(db>Bid) signal=1;//aturan buy
}
Ini untuk mengatur sesuai selera signal mana yang mau digunakan

Untuk EA yang dibikin mengacu pada EA yang telah dibikin sebelumnya



Jadi deh
Mudah2 an dengan gambaran EA di atas akan membuka wawasan bagi trader semuanya

Salam Sukses

Pastikan Membaca:


  • Belajar Membuat EA sederhana part 1
  • Belajar Membuat EA sederhana part 2
  • Belajar Membuat EA sederhana part 3
  • Belajar Membuat EA sederhana part 4
  • Belajar Membuat EA sederhana part 5
  • Belajar Membuat EA sederhana part 6
  • Belajar Membuat EA sederhana part 7
  • Belajar Membuat EA sederhana part 8
  • Belajar Membuat EA sederhana part 9
  • Belajar Membuat EA sederhana part 10
  • Belajar Membuat EA sederhana part 11
  • Belajar Membuat EA sederhana part 12
  • Belajar Membuat EA sederhana part 13
  • Belajar Membuat EA sederhana part 14
  • Belajar Membuat EA sederhana part 15
  • Belajar Membuat EA sederhana part 16
  • Belajar Membuat EA sederhana part 17
  • Belajar Membuat EA sederhana part 18
  • Belajar Membuat EA sederhana part 19
  • Belajar Membuat EA sederhana part 20
  • Belajar Membuat EA sederhana part 21
  • Belajar Membuat EA sederhana part 22
  • Minggu, 21 Oktober 2012

    Belajar Membuat EA Sederhana 16

    Setelah kita membuat EA average dengan pergantian candel pada part sebelumnya

    Kali ini Kita akan bahas membuat EA dengan indikator diluar Mt4
    Nah kali ini kita aan bahas membuat EA dengan indikator Donchian Bands
    Indikator ini sudah cukup terkenal

    Nah sebelum kita coba membuat custom indiator ini, hal yang perlu diketahui sebelum membuat custom indinya adalah mencek nilai indikator dulu , caranya:

    attack indikator ke chart di mt4
    tekan Ctrl D

    Nah sekarang perhatikan nilai yang ada dalam jendela tersebut!
    Mengingat banyanya indikator yang dibikin oleh para programer tentu untuk membaca indikator dan menentukan nilai perlu latihan dan sering mencoba dan mencoba!


    Pada gambar di atas adalah cara menentukan indikator yang tidak ada di mt4, di dahului dengan iCustom.

    double donci = iCustom(Symbol(), Timeframe, "Nama indiatornya", bufer, mode, shift);

    Saya beri nama donci (contoh saja)  ,
    Timeframe bisa di sesuaikan lihat pembahasan di part awal
    Nama indikator  disesuaikan dengan tanda " "
    bufer ini tergantung indikatornya , setiap indikator punya bufer berbeda-beda maksimal jumlahnya 8
    contoh kalo ada 3 bufer
    double indi_x = iCustom(Symbol(), Timeframe, "Nama indiatornya", bufer1, bufer2, bufer3, mode, shift);
    Mode adalah urutan nilai yang keluar dari indikatornya (bisa di cek pada jendela Ctrl D), ini dimulai dari 0 ;
    Shift adalah seperti pada candel yang telah dibahas sebelumnya , contoh diisi 0 artinya candel yang sedang berjalan, diisi 1 artinya candel 2 sebelumnya

    Oke kita lanjut  membuat custom dengan indikator Donchian Bands , namun seblum itu silahkan download dulu indiatornya disini 

    Nah kalu sudah di download silahan di attac ke Mt4 dan kemudian tekan Ctrl D


    Perhatikan pada jendela data windows
    Ada 3 buah nilai , paling atas ini adalah mode 0, sedangkan di bawahnya mode 1 dan paling bawah mode 2.

    Pada tampilan indiator trsebut ada 3 buah garis yaitu paling atas merah, tengah hijau dan bawah merah.
    Untuk menetuan nilai 3 garis tersebut arahan pointer ke garis tersebut!
    Pada garis paling atas maka kalau di cek data windows pada saat diarahan garis merah atas maka nilainya akan sama dengan mode 0,
    Pada garis hijau tengah maka nilainya cocok dengan mode 3
    dan pada garis bawah merah nilainya cocok dengan mode 2

    Nah dari nilai diatas untu menentuan customnya

    Searang kita lihat nilai bufernya , tekan Ctrl I dan double klik pada indikator Donchian Bands , maa aan tampil sbb:


    Maka terdapat satu nilai bufer , yaitu IPeriod

    Sekarang dari data di atas kita coba buat customnya
    Karena ada 3 buah modenya sehingga kita buat 3 buah nama ,  yaitu da, db dan dt (nama ini sebarang saja)


    double da = iCustom(Symbol(), 0,"Donchian Bands",IPeriod, 0,0 ) ;// garis atas modenya 0
    double db = iCustom(Symbol(), 0,"Donchian Bands",IPeriod, 1,0 ) ;.// garis bawah modenya 1
    double dt = iCustom(Symbol(), 0,"Donchian Bands",IPeriod, 2,0 ) ;// garis tengah modenya 2

    pada shift nya kebetulan saya ini 0 artinya candel yang sedang berjalan

    Untuk mengecek apakah custom yang kita buat tersebut berhasil membaca nilanya maka kita lihat dengan mmanfaatkan comment

    Saya coba buatkan EAnya






    dari EA pembaca tersebut akan terlihat sbb:



    Oke cukup mudah kan?

    Oke deh yang sudah mengerti silahan dibuat EAnya ya  dengan mengacu pada EA pada part sebelumnya, saya kira cuup mudah!

    Semoga sukses

    Jangan lupa asih komen kalau sudah berhasil !

    Sampai di part berikutnya!

    Pastikan Membaca:



  • Belajar Membuat EA sederhana part 1
  • Belajar Membuat EA sederhana part 2
  • Belajar Membuat EA sederhana part 3
  • Belajar Membuat EA sederhana part 4
  • Belajar Membuat EA sederhana part 5
  • Belajar Membuat EA sederhana part 6
  • Belajar Membuat EA sederhana part 7
  • Belajar Membuat EA sederhana part 8
  • Belajar Membuat EA sederhana part 9
  • Belajar Membuat EA sederhana part 10
  • Belajar Membuat EA sederhana part 11
  • Belajar Membuat EA sederhana part 12
  • Belajar Membuat EA sederhana part 13
  • Belajar Membuat EA sederhana part 14
  • Belajar Membuat EA sederhana part 15
  • Belajar Membuat EA sederhana part 16
  • Belajar Membuat EA sederhana part 17
  • Belajar Membuat EA sederhana part 18
  • Belajar Membuat EA sederhana part 19
  • Belajar Membuat EA sederhana part 20
  • Belajar Membuat EA sederhana part 21
  • Belajar Membuat EA sederhana part 22


  • Belajar Membuat EA Sederhana 15

    Pastian sudah membaca part 14 disini 

    Pada bagian ini kita akan memodifikasi EA pada part 14 dengan sedikit penambahan hedge average
    Seperti pada part-part sebelumnya telah dibahas juga op hedge (buy dan sell) .

    Supaya terjadi ordernya tidak satu arah tetapi order berdasarkan signal yang terjadi , maka bagian yang di rubah adalh pagian trigernya dengan menghilangkan filter jumlah order yang berlawanan , sebagai berikut:


      if( jumlahorder(0)<Max_order  && Trade_buy  && signal==1  && wt!=Time[0] ){tiket = OrderSend(Symbol(),OP_BUY,NR(Lots),Ask,3,slb, tpb,Nama_EA,Magic,0,Blue);
      if(tiket>0) wt=Time[0];
      }
      if( jumlahorder(1)<Max_order && Trade_sell && signal==2  && wk!=Time[0]) {ticet = OrderSend(Symbol(),OP_SELL,NR(Lots),Bid,3,sls, tps,Nama_EA,Magic,0,Red);
      if(ticet>0) wk=Time[0];
      }


    Sehingga bila dimasukkan ke dalam EAnya :





    Jadideh..........
    Semoga sukses deh

    Salam

    Pastikan Membaca:




  • Belajar Membuat EA sederhana part 1
  • Belajar Membuat EA sederhana part 2
  • Belajar Membuat EA sederhana part 3
  • Belajar Membuat EA sederhana part 4
  • Belajar Membuat EA sederhana part 5
  • Belajar Membuat EA sederhana part 6
  • Belajar Membuat EA sederhana part 7
  • Belajar Membuat EA sederhana part 8
  • Belajar Membuat EA sederhana part 9
  • Belajar Membuat EA sederhana part 10
  • Belajar Membuat EA sederhana part 11
  • Belajar Membuat EA sederhana part 12
  • Belajar Membuat EA sederhana part 13
  • Belajar Membuat EA sederhana part 14
  • Belajar Membuat EA sederhana part 15
  • Belajar Membuat EA sederhana part 16
  • Belajar Membuat EA sederhana part 17
  • Belajar Membuat EA sederhana part 18
  • Belajar Membuat EA sederhana part 19
  • Belajar Membuat EA sederhana part 20
  • Belajar Membuat EA sederhana part 21
  • Belajar Membuat EA sederhana part 22
  • Belajar Membuat EA Sederhana 14

    Pastikan anda membaca di part 13 disini

    Nah  part 14 kali ini kita akan memodifikasi EA pada part 13 supaya EAnya bertipe average

    Rule yang saya tambahkan adalah order dalam pergantian candel bila terjadi order lanjutan (average) .
    Order lanjutan tersebut tidak berdasarkan range atau pips tetapi dibuat order persignal, sehingga ketika ada order buy dan terjadi cross ma signal buy maka akan melakukan order lanjutan dala pergantian candel

    Adapun bagian yang penting perlu ditambahkan adalah batasan op == Max_order
    Hal lain adalah saya tambahkan pilihan trailing =false/true;

    Sedangkan bagian pentingnya adalah penambahan filter pergantian candel , sy tambahan
    if(wt!=Time[0]){ blabla..........................

    if(tiket>0) wt=Time[0];
    }


    ini adalah filter untuk order pada pergantian candel

    Nah ini hasilnya:



    Oke deh semboga menambah wawasan

    salam sukses

    Jangan lupa kasih komen ya

    Pastikan Membaca:



  • Belajar Membuat EA sederhana part 1
  • Belajar Membuat EA sederhana part 2
  • Belajar Membuat EA sederhana part 3
  • Belajar Membuat EA sederhana part 4
  • Belajar Membuat EA sederhana part 5
  • Belajar Membuat EA sederhana part 6
  • Belajar Membuat EA sederhana part 7
  • Belajar Membuat EA sederhana part 8
  • Belajar Membuat EA sederhana part 9
  • Belajar Membuat EA sederhana part 10
  • Belajar Membuat EA sederhana part 11
  • Belajar Membuat EA sederhana part 12
  • Belajar Membuat EA sederhana part 13
  • Belajar Membuat EA sederhana part 14
  • Belajar Membuat EA sederhana part 15
  • Belajar Membuat EA sederhana part 16
  • Belajar Membuat EA sederhana part 17
  • Belajar Membuat EA sederhana part 18
  • Belajar Membuat EA sederhana part 19
  • Belajar Membuat EA sederhana part 20
  • Belajar Membuat EA sederhana part 21
  • Belajar Membuat EA sederhana part 22
  • Belajar Membuat EA Sederhana 13

    Pastikan sebelumnya sudah membaca di part 12 disini

    Pada bagian ini saya akan coba membahas tentang EA dari crossing MA permintaan seorang trader sbb:
    "Saya minta tolong untuk dibuatkan EA dari indicator MA4 Open dan MA4 Close master "



    Kita buat costum dan logikanya dulu  sbb:

    double MA_1O =iMA(Symbol(),0,Pereode_1,0,MODE_SMA,PRICE_OPEN ,1);
    double MA_1C =iMA(Symbol(),0,Pereode_1,0,MODE_SMA,PRICE_CLOSE ,1);
    double MA_2O =iMA(Symbol(),0,Pereode_2,0,MODE_SMA,PRICE_OPEN ,2);
    double MA_2C =iMA(Symbol(),0,Pereode_2,0,MODE_SMA,PRICE_CLOSE ,2);

    int signal;
    if(MA_2O >MA_2C && MA_1O < MA_1C) signal=1;// aturan buy
    if(MA_2O <MA_2C && MA_1O > MA_1C) signal=2;//aturan sell


    logika diatas biasa digunakan untuk crosing MA

    Nah pada EA yang akan kita buat ini saya akan tambahkan untuk tp in money   (hiden tp dengan acuan jumlah profit daam money $ )

    kita buat fungsi untuk menghitung profit dalam $

    double money()
    {
    double dp = 0;
    int i;
    for (i = 0; i < OrdersTotal(); i++) {
    OrderSelect(i, SELECT_BY_POS, MODE_TRADES);
    if (OrderSymbol() != Symbol()  || OrderMagicNumber()!=Magic) continue;
    dp += OrderProfit();
    }
    return(dp);
    }



    Langkah berikutnya adalah membuat fungsi closeall yaitu untuk menutup semua order ketika tpin money tercapai:



    void closeall()
    {
    for (int i = OrdersTotal() - 1; i >= 0; i--) {
    OrderSelect(i, SELECT_BY_POS, MODE_TRADES);
    if (OrderSymbol() != Symbol() || OrderMagicNumber()!=Magic ) continue;
    if (OrderType() > 1) OrderDelete(OrderTicket());
    else {
    if (OrderType() == 0) OrderClose(OrderTicket(), OrderLots(), Bid, 3, CLR_NONE);
    else               OrderClose(OrderTicket(), OrderLots(), Ask, 3, CLR_NONE);
    }
    }
    }


    Jadi pembuatan ea kali ini ada penambahan tp in money sehingga pada fungsi diatas bisa dibuat perintah untuk mengeksekusi  tp in money


    if(tp_in_money<= money()) closeall();



    Jadi ketika  profit sudah lebih besar atau sama dengan tp_in_money maka semua order di closeall

    pada Ea yang kita buat kali ini EA yang hanya 1 arah (bukan hedge)

    Nah dari fungsi2 diatas kita gabungkan dengan EA pada part 12 , sehingga jadinya sebagai berikut :




    Jadi deh silahkan di coba untuk di test di buat sebagai tambahan wawasan

    sampai jumpa di part berikutnya

    Semoga sukses

    Pastikan Membaca:




  • Belajar Membuat EA sederhana part 1
  • Belajar Membuat EA sederhana part 2
  • Belajar Membuat EA sederhana part 3
  • Belajar Membuat EA sederhana part 4
  • Belajar Membuat EA sederhana part 5
  • Belajar Membuat EA sederhana part 6
  • Belajar Membuat EA sederhana part 7
  • Belajar Membuat EA sederhana part 8
  • Belajar Membuat EA sederhana part 9
  • Belajar Membuat EA sederhana part 10
  • Belajar Membuat EA sederhana part 11
  • Belajar Membuat EA sederhana part 12
  • Belajar Membuat EA sederhana part 13
  • Belajar Membuat EA sederhana part 14
  • Belajar Membuat EA sederhana part 15
  • Belajar Membuat EA sederhana part 16
  • Belajar Membuat EA sederhana part 17
  • Belajar Membuat EA sederhana part 18
  • Belajar Membuat EA sederhana part 19
  • Belajar Membuat EA sederhana part 20
  • Belajar Membuat EA sederhana part 21
  • Belajar Membuat EA sederhana part 22



  • Rabu, 03 Oktober 2012

    Adakah EA yang terbaik?


    Bagi para trader yang sudah lama berkecipung dalam dunia forex tentu tidak heran dengan pertanyaan tersebut.
    Banyak trader yang setiap hari nongkrong diforum forum forex untuk mencari Robot terbaik.
    Namun semakin banyak mengikuti forum-forum dan download EA sana sini eeeeee malah banyak rugi .....
    eh terrnyata pakai EA loss terus!

    Akhirnya dalam keputusaan mengumpulkan duitnya untuk membeli robot yang ditawarkan di banyak websait ...........yang sangat menggiurkan

    Ternyata sudah membeli robot mahal .............masih loss juga!
    Apa yang harus dilakukan!

    Heeeeeeee
    Robot hanyalah sebuah program yang dibuat berdasarkan logika-logika dengan memperhitungkan prediksi.
    Robot sangat disiplin bekerja berdasarkan parameter yang telah ditetapkan tanpa beban.
    Jadi  robot sebenarnya dibikin mewakili trading manual  dengan harapan setiap saat bekerja tanpa harus tradernya menunggui didepan komputer.
    Jadi mau loss atau profit tidak tergantung dari EAnya tapi tergantung dari logika2 yang telah ditanamkan pada EA tsb.
    Banyak trader yang mengumpat robotnya jelek karena loss terus.................MC terus............haaaaa
    sebenarnya kesalahan tidak pada robotnya tapi pada penggunannya!
    Jadi yang goblok sih bukan robotnya tapi penggunanya ..........................

    HAaaaaa

    Banyak juga trader menggunakan robot tapi sebenarnya tidak memahami robot yang digunakan.....tahunya hanya menggunakan dan bermimpi dapat profit segunung. ,
    Coba kita renungkan apa rejeki kita diserahkan  sepenuhnya pada robot ?

    Jadi robot hanyalah sebuah alat bantu mempermudah didalam transakti tetapi profit dan tidaknya itu tergantung pada penggunanyam , seberapa besarkan telah memahami EAnya sehinga tahu kapan Ea harus bekerja atau off dengan seting yang sesuai dengan kondisi market.

    Perlu dipahami bahwa market forex sangatlah dinamis , tidak ada yang pernah tahu kemana harga akan bergerak serta seberapa besar lompatan harga dalam sehari......., pergerakan kemarin tidaklah sama dengan hari ini , tidak pernah terjadi kondisi yang sama dalam hari yang berbeda.
    Tetapi EA dibikin dengan perhitungan yang statis sehngga harus disesuaikan penggunaanya dengan kondisi market ..........., dengan memahami cara kerja EA yang digunakan dan karakter market suatu pair maka akan lebih mudah bagi trader untuk bisa menseting EA yang digunakan sehingga bisa lebih dinamis.

    Jadi EA yang terbaik itu sebenarnya EA yang telah menyatu dengan peneggunanya sehingga tahu betul kapan EA harus bekerja dan berhenti serta dengan seting yang dinamis. bisa menyesuaikan dengan kondisi market.

    Jadi trader ibarat seorang sopir harus tahu betul kapan harus tancap gas dan kapan harus di rem dan perseneling yang disesuaikan dengan kondisi jalan yang penuh rintangan dan tikungan yang berbahaya....untuk mencapai tujuan

    Lantas apakah anda sudah menjadi sopir yang terbaik bagi EA yang anda gunakan?

    Ingatlah Rejeki kita tidak ditentukan oleh EA yang kita gunakan tetapi Tuhan memberi rejeki kepada setiap manusia yang mau beriktiar  dan sukses tidaklah datang begitu saja tetapi sukses diraih dengan kerja keras

    Begitu deh pendaat dan pengalam saya

    Semoga bermanfaat

    Selasa, 25 September 2012

    Belajar Membuat EA Sederhana 12

    pastikan untuk mengikuti posting ini mengikuti part  11

    Kali ini kita akan coba melanjutkan tentang  membuat EA sederhana yang sebelumnya sudah banyak saya bahas di post sebelumnya.
    EA yang dibikin di posting ini telah saya  becktest ternyata hasilnya termasuk lumayan untuk sebuah EA sederhana, ini imagenya:
    Haaaaaa menarik kan!

    Langsung saja kita  EA tersebut  rulenya sbb
    Untuk buy
    1. Open candel 2 dibawah MA 2 dan close candel 2  diatas MA 2
    2. Open candel 1 diatas MA 1 dan close candel diatas MA 1
    3. Harga masih di atas MA1
    Untuk sell kebalikan dari buy
    Hal yang lain perlu ditambahkan adalah
    1. Jam trading
    2. SL dan TP bisa di atur 0
    3. Trailing  yang bisa di atur 
    4. TF suka2 ditadak ditentukan
    Nah dari rule diatas mungkin ada hal yang baru dalam EA kali ini al;

     1. TP dan SL supaya bisa di isi dengan 0

    Pada  EA sebelumnya bila TP dan SL  diisi dengan 0 , maka akan error hal ini karena belum ada digunakan fasilitas untuk itu. Nah dalam supaya TP dan SL bisa diisi dengan 0 maka harus di buat variabel untuk mewakili pada harga TP maupun SL.
    Untuk mudahnya harga pada Takeprofit buy saya buat ==>    double tpb, untuk takeprofit sell==>double tps , harga pada stoploss buy==> double slb dan stoploss sell==> double sls.

    terlebih dahulu  dibuat deklarasi
      double slb,tpb,sls,tps,pt;
    dan membuat logikanya

       if(SL==0)slb=0;else slb=Ask-SL*pt;
       if(SL==0)sls=0;else sls=Bid+SL*pt;
       if(TP==0)tpb=0;else tpb=Ask-SL*pt;
       if(TP==0)tps=0;else tps=Bid+SL*pt;
     OrderSend(Symbol(),OP_BUY,NR(Lots),Ask,3,slb, tpb,Nama_EA,Magic,0,Blue);
    OrderSend(Symbol(),OP_SELL,NR(Lots),Bid,3,sls, tps,Nama_EA,Magic,0,Red);


    2. Trailing

    Untuk membuat script trailing ada banyak cara , tapi pada trailing yang akan kita buat ini saya buat dengan fungsi untuk perintah dengan mnggunakan void
    perhatikan


    void dtrailing()
    {
    for(int i=0; i<OrdersTotal(); i++){
          OrderSelect(i,SELECT_BY_POS,MODE_TRADES);
            if(OrderSymbol()!=Symbol() || OrderMagicNumber()!=Magic ) continue;
            if(OrderType()==OP_BUY)  {
             if(Bid-OrderOpenPrice()>pt*TrailingStop)  {
               if((OrderStopLoss()<Bid-pt*TrailingStop) || (OrderStopLoss()==0)) {
                  OrderModify(OrderTicket(),OrderOpenPrice(),Bid-pt*TrailingStop,OrderTakeProfit(),0,Green);
                  return(0);
                  }
                  }
               }
            if(OrderType()==OP_SELL)  {
             if((OrderOpenPrice()-Ask)>(pt*TrailingStop)){
               if(OrderStopLoss()>(Ask+pt*TrailingStop) || (OrderStopLoss()==0)){
                  OrderModify(OrderTicket(),OrderOpenPrice(),Ask+pt*TrailingStop,OrderTakeProfit(),0,Red);
                  return(0);
                  }
                  }
               }
         }
      
    }

    void digunakan sebagai fungsi trailing  , sehingga dtrailing() harus dibuat di bawah int star()

     3. Logika buy dan sell

    sesuai rule diatas maka dibuat logika sbb:


    double MA2 =iMA(Symbol(),0,Pereode,0,MODE_SMA,PRICE_CLOSE ,2);
    double MA1 =iMA(Symbol(),0,Pereode,0,MODE_SMA,PRICE_CLOSE ,1);
    int signal;
    if(Open[2]<MA2 && Close[2]>MA2 && Open[1]>MA1 && Close[1]>MA1 && Ask>MA1) signal=1;// aturan buy
    if(Open[2]>MA2 && Close[2]<MA2 && Open[1]<MA1 && Close[1]<MA1 && Bid<MA1) signal=2;//aturan sell

    Nah logika diatas dibuat signal =1 berarti order buy dan bila signal=2 berarti order sell

    Nah siahkan dilihat hasilnya dan menambah wawasan dari EA rule diatas





    EA ini sebenarnya sudah termasuk bagus bisa digunakan sebagai bahan pembelajaran
    Silahkan di coba di becktes hasilnya cukup bagus untuk sebuah EA sederhana dan mungkin bisa di coba untuk di Fowardtes

    dan  bila ada yang belum jelas silahkan kasih komen!
    //sudah dikoreksi ada sedikit kesalahan paste //
    Semoga bermanfaat

    Pastikan Membaca:



  • Belajar Membuat EA sederhana part 1
  • Belajar Membuat EA sederhana part 2
  • Belajar Membuat EA sederhana part 3
  • Belajar Membuat EA sederhana part 4
  • Belajar Membuat EA sederhana part 5
  • Belajar Membuat EA sederhana part 6
  • Belajar Membuat EA sederhana part 7
  • Belajar Membuat EA sederhana part 8
  • Belajar Membuat EA sederhana part 9
  • Belajar Membuat EA sederhana part 10
  • Belajar Membuat EA sederhana part 11
  • Belajar Membuat EA sederhana part 12
  • Belajar Membuat EA sederhana part 13
  • Belajar Membuat EA sederhana part 14
  • Belajar Membuat EA sederhana part 15
  • Belajar Membuat EA sederhana part 16
  • Belajar Membuat EA sederhana part 17
  • Belajar Membuat EA sederhana part 18
  • Belajar Membuat EA sederhana part 19
  • Belajar Membuat EA sederhana part 20
  • Belajar Membuat EA sederhana part 21
  • Belajar Membuat EA sederhana part 22